Tiket Desa Penglipuran 2026: Harga Masuk, Jam Buka dan Syarat Berkunjung

Superadmin 21 September 2026 41 views
Tiket Desa Penglipuran 2026: Harga Masuk, Jam Buka dan Syarat Berkunjung

Tiket Desa Penglipuran 2026 dibanderol mulai Rp15 ribu untuk anak WNI. Simak harga tiket dewasa, WNA, jam buka, lokasi, syarat masuk, sewa baju dan tips berkunjung.

Bali, 8islandadventure.com - Tiket Desa Penglipuran 2026 untuk wisatawan domestik saat ini sebesar Rp25.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan Rp50.000 untuk dewasa dan Rp30.000 untuk anak-anak.

Tarif tersebut merupakan tiket masuk ke Desa Wisata Penglipuran, bukan tiket untuk seluruh objek wisata di sekitar Bangli. Jika kamu ingin mengunjungi destinasi lain seperti Kintamani atau objek wisata tambahan, biaya tiketnya dihitung secara terpisah.

Menariknya, sejak Mei 2026 pengelola juga telah mengintegrasikan asuransi keselamatan wisatawan ke dalam tiket masuk tanpa biaya tambahan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari peningkatan perlindungan bagi pengunjung.

Harga Tiket Desa Penglipuran 2026

Harga tiket Desa Penglipuran dibedakan berdasarkan status wisatawan dan kategori usia.

Untuk wisatawan Indonesia, tarif dewasa lebih tinggi daripada anak-anak. Wisatawan asing juga memiliki tarif tersendiri.

Berikut rincian tarif yang diberitakan pengelola pada 2026:

Kategori pengunjungHarga tiket
WNI dewasaRp25.000
WNI anak-anakRp15.000
WNA dewasaRp50.000
WNA anak-anakRp30.000

Tarif tersebut juga tercantum dalam informasi resmi pemerintah Kabupaten Bangli sebelumnya, yang menetapkan struktur Rp25.000 untuk WNI dewasa, Rp15.000 untuk WNI anak-anak, Rp50.000 untuk WNA dewasa, dan Rp30.000 untuk WNA anak-anak.

Karena tarif wisata dapat berubah, angka di atas sebaiknya tetap dikonfirmasi kembali sebelum keberangkatan, terutama jika kamu datang pada periode liburan atau terdapat kebijakan baru dari pengelola.

Tiket Masuk Desa Penglipuran untuk WNI

Untuk wisatawan Indonesia, harga tiket masuk Desa Penglipuran 2026 adalah Rp25.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak.

Nominal ini tergolong cukup terjangkau jika dibandingkan dengan pengalaman yang bisa didapatkan selama berada di desa.

Tiket tersebut memberikan akses untuk menikmati kawasan desa wisata dan melihat langsung tata ruang tradisional, rumah-rumah warga, jalan utama desa, lingkungan hijau serta berbagai aktivitas budaya yang tersedia.

Tiket Dewasa WNI

Wisatawan domestik kategori dewasa dikenakan tiket Rp25.000 per orang.

Jika kamu datang bersama pasangan, dua orang dewasa membutuhkan Rp50.000 untuk tiket masuk.

Untuk keluarga dengan empat orang dewasa, total tiket masuk menjadi Rp100.000.

Tiket Anak WNI

Anak-anak wisatawan domestik dikenakan tarif Rp15.000 per orang.

Sebagai contoh, keluarga dengan dua orang dewasa dan dua anak akan membayar:

  • 2 dewasa × Rp25.000 = Rp50.000.
  • 2 anak × Rp15.000 = Rp30.000.
  • Total = Rp80.000.

Perhitungan tersebut hanya untuk tiket masuk, belum termasuk biaya tambahan seperti makanan, suvenir atau aktivitas tertentu.

Tiket Masuk Desa Penglipuran untuk WNA

Wisatawan mancanegara memiliki tarif berbeda.

Harga tiket Desa Penglipuran untuk WNA adalah Rp50.000 bagi dewasa dan Rp30.000 bagi anak-anak. Tarif ini diberitakan oleh pengelola pada Mei 2026.

Perbedaan harga tersebut merupakan hal yang umum pada sejumlah destinasi wisata di Bali yang menetapkan tarif berdasarkan kategori wisatawan.

Jika kamu membawa teman atau keluarga dari luar Indonesia, pastikan menghitung tiket berdasarkan kategori yang sesuai.

Tiket Desa Penglipuran 2025 vs 2026

Banyak pengguna masih mencari “harga tiket Desa Penglipuran 2025” atau “tiket masuk Desa Penglipuran 2025”.

Informasi lama dapat tetap muncul di mesin pencari, tetapi jangan langsung menggunakannya sebagai patokan untuk perjalanan 2026.

Struktur tarif Rp25.000 untuk WNI dewasa, Rp15.000 untuk WNI anak-anak, Rp50.000 untuk WNA dewasa dan Rp30.000 untuk WNA anak-anak masih menjadi tarif yang dilaporkan pada 2026.

Jadi, jika kamu menemukan artikel lama dengan angka berbeda, perhatikan tanggal publikasinya sebelum menjadikannya acuan.

Apakah Tiket Desa Penglipuran Sudah Termasuk Asuransi?

Ya, sejak Mei 2026 pengelola Desa Wisata Penglipuran menerapkan asuransi keselamatan yang sudah terintegrasi dalam tiket masuk.

Wisatawan tidak dikenakan biaya tambahan untuk perlindungan tersebut. Informasi ini disampaikan oleh pengelola dan juga dikonfirmasi oleh Asuransi Jasindo sebagai penyedia perlindungan kecelakaan yang terintegrasi dengan tiket.

Kebijakan ini penting karena kawasan desa memiliki jalur yang harus ditempuh dengan berjalan kaki dan beberapa bagian memiliki kondisi permukaan yang perlu diperhatikan.

Meski sudah ada perlindungan, wisatawan tetap perlu menjaga keselamatan pribadi dan mengikuti aturan pengelola.

Lokasi Desa Penglipuran

Lokasi Desa Penglipuran berada di Lingkungan Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

Desa ini berada di kawasan dataran tinggi Bangli dan berada di jalur wisata menuju Kintamani. Informasi pemerintah Kabupaten Bangli menyebut lokasinya sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Bangli dan sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Denpasar.

Data resmi pariwisata Indonesia juga mencatat Desa Wisata Penglipuran berada di Kecamatan Bangli dengan luas wilayah sekitar 112 hektare. Kawasan ini berada pada ketinggian sekitar 600–650 meter di atas permukaan laut menurut data Jadesta.

Lokasi Desa Penglipuran di Bali

Secara administratif, Desa Penglipuran berada di Kabupaten Bangli, bukan Kabupaten Gianyar atau Tabanan.

Lokasinya cukup strategis karena bisa digabungkan dengan perjalanan menuju Kintamani dan sejumlah objek wisata di Bangli.

Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, jaraknya sekitar 60 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam dalam kondisi lalu lintas yang mendukung.

Waktu tempuh aktual dapat lebih panjang jika lalu lintas sedang ramai.

Cara Menuju Desa Penglipuran

Kamu bisa menuju Desa Penglipuran menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor, taksi online, mobil sewaan, atau paket tur.

Untuk wisatawan yang datang dari Bali Selatan, menyewa mobil dengan sopir dapat menjadi pilihan praktis jika ingin mengunjungi beberapa destinasi sekaligus.

Indonesia Travel juga menyebut kendaraan wisatawan diparkir di area yang telah disediakan di luar kawasan inti desa. Setelah itu, pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Kebijakan tersebut membantu menjaga suasana desa tetap tenang sekaligus mengurangi kendaraan bermotor di kawasan inti.

Jam Buka Desa Penglipuran

Jam buka Desa Penglipuran perlu diperhatikan sebelum berangkat karena terdapat sedikit perbedaan informasi antarplatform.

Indonesia Travel mencantumkan jam operasional sekitar pukul 08.15–18.30 WITA dan menyebut desa buka setiap hari kecuali saat Hari Raya Nyepi.

Sementara data Sisparnas Kementerian Pariwisata mencatat operasional setiap hari pukul 08.00–19.00 WITA.

Karena terdapat perbedaan pencatatan jam operasional, sebaiknya gunakan kisaran tersebut sebagai panduan dan cek informasi terbaru sebelum datang.

Jam Terbaik Mengunjungi Desa Penglipuran

Jika ingin menikmati suasana desa dengan lebih nyaman, datang pada pagi hari.

Indonesia Travel merekomendasikan sekitar pukul 08.00 karena suasana desa biasanya masih lebih sepi.

Pagi juga menjadi waktu yang menarik untuk fotografi karena cahaya lebih lembut dan suhu udara cenderung nyaman.

Jika kamu datang menjelang siang, jumlah wisatawan bisa lebih banyak, terutama pada akhir pekan dan periode liburan.

Syarat Masuk Desa Penglipuran

Syarat masuk Desa Penglipuran sebenarnya cukup sederhana.

Wisatawan perlu membeli tiket masuk dan mengikuti aturan yang berlaku di kawasan desa adat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Memiliki tiket masuk yang valid.
  • Mengenakan pakaian yang sopan.
  • Menjaga kebersihan.
  • Tidak merusak tanaman atau bangunan.
  • Tidak memasuki area yang dilarang.
  • Menghormati kegiatan masyarakat.
  • Mengikuti petunjuk pengelola.
  • Memarkir kendaraan di area yang telah disediakan.

Indonesia Travel secara khusus menyarankan wisatawan berpakaian sopan karena Penglipuran merupakan desa adat yang masih menjalankan kehidupan dan tradisi masyarakat Bali.

Apakah Harus Memakai Pakaian Adat?

Tidak semua pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian adat untuk sekadar masuk ke Desa Penglipuran.

Namun, pakaian yang dikenakan sebaiknya tetap sopan, terutama karena kamu sedang berada di lingkungan desa adat.

Wisatawan juga memiliki pilihan untuk menyewa pakaian adat Bali jika ingin berfoto dengan suasana yang lebih sesuai dengan karakter desa.

Sewa Baju di Desa Penglipuran

Sewa baju di Desa Penglipuran menjadi salah satu aktivitas yang banyak dicari wisatawan, terutama untuk kebutuhan foto.

Paket tiket yang tersedia melalui platform pemesanan wisata menunjukkan adanya pilihan tiket masuk sekaligus sewa pakaian adat Bali untuk WNI maupun WNA. Salah satu paket WNI yang tersedia saat ini ditampilkan sekitar Rp104.770 setelah diskon, dengan harga normal yang tercantum Rp123.259.

Harga paket online tersebut tidak sama dengan harga tiket masuk biasa karena sudah menggabungkan layanan tambahan.

Pakaian Adat yang Disewakan

Salah satu pilihan yang tersedia adalah pakaian adat Bali jenis Payas Madya.

Pakaian tersebut ditujukan untuk wisatawan yang ingin berkeliling sambil tetap nyaman dan terlihat sesuai dengan suasana budaya setempat.

Jika kamu hanya ingin masuk dan berjalan-jalan, tidak perlu membeli paket sewa pakaian.

Namun, jika tujuan utama adalah foto, paket tersebut dapat menjadi pilihan.

Jarak Desa Penglipuran ke Kintamani

Jarak Desa Penglipuran ke Kintamani relatif dekat karena keduanya berada di wilayah Bangli dan Penglipuran memang berada di jalur wisata menuju Kintamani.

Sumber pemerintah Kabupaten Bangli menyebut Desa Penglipuran berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Bangli dan berada pada jalur wisata Kintamani.

Karena istilah “Kintamani” mencakup kawasan yang cukup luas, jarak sebenarnya bergantung pada titik tujuan kamu.

Jika tujuan berikutnya adalah Penelokan, Danau Batur atau kawasan wisata Kintamani lainnya, waktu tempuh perlu disesuaikan dengan rute dan kondisi jalan.

Penglipuran dan Kintamani dalam Satu Hari

Penglipuran sangat memungkinkan digabungkan dengan Kintamani dalam satu itinerary.

Urutannya bisa disesuaikan dengan lokasi keberangkatan.

Contoh sederhana:

  • Pagi: Desa Penglipuran.
  • Menjelang siang: perjalanan menuju Kintamani.
  • Siang: makan siang dengan panorama Gunung dan Danau Batur.
  • Sore: menikmati kawasan Kintamani.
  • Sore atau malam: kembali ke hotel.

Namun, jangan memasukkan terlalu banyak destinasi jika kamu hanya memiliki satu hari.

Apa yang Menarik di Desa Penglipuran?

Desa Penglipuran bukan sekadar tempat untuk berfoto.

Daya tarik utamanya terletak pada tata ruang desa, arsitektur tradisional, kehidupan masyarakat, kebersihan lingkungan dan budaya Bali yang masih dipertahankan.

Pemerintah Kabupaten Bangli menjelaskan bahwa struktur desa mengikuti pola tradisional dengan bangunan dan pekarangan yang tersusun rapi. Konsep kehidupan masyarakat juga berkaitan dengan filosofi Tri Hita Karana.

Jalan Utama Desa

Jalan utama menjadi salah satu bagian paling mudah dikenali.

Deretan rumah tradisional dan angkul-angkul yang tersusun rapi menciptakan karakter visual yang kuat.

Kawasan inti desa juga relatif bebas dari kendaraan bermotor sehingga pengunjung dapat berjalan kaki sambil menikmati lingkungan.

Rumah Tradisional Bali

Rumah warga memiliki tata ruang yang mengikuti tradisi Bali.

Kamu dapat melihat bagaimana pekarangan, bangunan dan ruang kehidupan masyarakat tersusun dalam pola yang diwariskan secara turun-temurun.

Namun, perlu diingat bahwa rumah tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar objek foto.

Karena itu, jangan masuk ke area rumah tanpa izin.

Hutan Bambu Penglipuran

Hutan bambu menjadi salah satu daya tarik yang tidak boleh dilewatkan.

Indonesia Travel mencatat kawasan hutan bambu Penglipuran memiliki luas sekitar 45 hektare dan menjadi bagian penting dari lanskap serta konservasi lingkungan desa.

Suasana hutan yang teduh cocok untuk berjalan santai dan fotografi.

Kuliner Khas

Penglipuran juga memiliki beberapa pilihan kuliner lokal.

Salah satu yang terkenal adalah loloh cem-cem, minuman tradisional berbahan tanaman yang menjadi salah satu identitas kuliner desa.

Selain itu, pengunjung dapat menemukan makanan dan minuman lokal di area desa maupun kawasan hutan bambu.

Gambar Desa Penglipuran: Spot Foto yang Menarik

Jika kamu mencari gambar Desa Penglipuran, bagian paling ikonik biasanya adalah jalan utama dengan rumah-rumah tradisional di kedua sisi.

Komposisi jalan yang rapi, angkul-angkul, tanaman hijau dan bangunan Bali membuat kawasan ini cukup fotogenik.

Beberapa spot yang dapat dipertimbangkan:

  • Jalan utama desa.
  • Angkul-angkul rumah tradisional.
  • Area pura.
  • Hutan bambu.
  • Penjor saat perayaan tertentu.
  • Aktivitas budaya masyarakat.
  • Pakaian adat Bali.

Untuk mendapatkan foto yang lebih leluasa, datang pagi sebelum jumlah wisatawan meningkat.

Jika memotret warga atau kegiatan adat, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan di Desa Penglipuran?

Untuk kunjungan standar, sekitar 1–2 jam sudah cukup untuk berjalan menyusuri bagian utama desa.

Indonesia Travel menyebut rata-rata wisatawan menghabiskan sekitar 1–1,5 jam untuk kunjungan.

Namun, waktu kunjungan bisa lebih lama jika kamu menyewa pakaian adat, menikmati kuliner, mengunjungi hutan bambu atau mengikuti aktivitas budaya.

Jika ingin mengambil banyak foto, sebaiknya sisihkan setidaknya dua jam.

Cara Beli Tiket Desa Penglipuran

Beli tiket Desa Penglipuran dapat dilakukan dengan beberapa cara, tergantung sistem yang tersedia saat kamu berkunjung.

Data Sisparnas Kementerian Pariwisata mencatat metode pemesanan tersedia langsung di lokasi maupun melalui media sosial, dengan metode pembayaran antara lain debit, transfer, QRIS/EDC dan tunai.

Selain itu, platform pemesanan wisata juga menyediakan berbagai paket kunjungan, seperti tiket masuk dengan snack, makan siang, atau sewa pakaian adat.

Beli Tiket Langsung di Lokasi

Jika kamu ingin cara paling sederhana, tiket dapat dibeli ketika tiba di kawasan wisata.

Pastikan datang melalui pintu masuk resmi dan mengikuti arahan petugas.

Jangan membeli tiket dari pihak yang tidak jelas karena dapat menimbulkan masalah ketika memasuki area wisata.

Beli Tiket Online

Tiket online bisa menjadi pilihan jika kamu ingin menggabungkan tiket masuk dengan layanan tambahan.

Beberapa paket yang tersedia mencakup:

  • Tiket masuk.
  • Snack atau minuman.
  • Sewa pakaian adat.
  • Paket makan siang.
  • Kombinasi makan dan pakaian adat.

Harga paket online dapat berbeda dari tarif loket karena terdapat layanan tambahan atau promosi.

Apakah Desa Penglipuran Cocok untuk Anak?

Desa Penglipuran cukup cocok untuk wisata keluarga.

Jalur utama desa dapat dinikmati dengan berjalan kaki, dan terdapat fasilitas seperti area parkir, toilet umum, pusat informasi, area kuliner serta spot foto.

Namun, orang tua tetap perlu mengawasi anak karena sebagian aktivitas dilakukan di jalur terbuka dan area desa memiliki kontur yang tidak selalu datar.

Gunakan alas kaki yang nyaman dan jangan membiarkan anak berlari di area yang ramai.

Tips Berkunjung ke Desa Penglipuran

Agar perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan.

Datang Pagi

Pagi menjadi waktu yang baik untuk menikmati desa dengan suasana lebih tenang.

Selain lebih nyaman untuk berjalan, pencahayaan pagi juga bagus untuk fotografi.

Gunakan Pakaian Sopan

Penglipuran merupakan desa adat.

Hindari pakaian yang terlalu terbuka dan gunakan pakaian yang menghormati lingkungan budaya setempat.

Jangan Mengganggu Warga

Ingat bahwa rumah-rumah yang kamu lihat merupakan tempat tinggal masyarakat.

Jangan masuk ke pekarangan atau mengambil foto warga tanpa izin.

Jangan Buang Sampah

Kebersihan merupakan salah satu karakter utama Desa Penglipuran.

Pengunjung wajib ikut menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Indonesia Travel juga menekankan larangan membuang sampah sembarangan dan merusak tanaman.

Siapkan Uang Tunai

Meskipun data pariwisata pemerintah mencatat pembayaran non-tunai tersedia, membawa uang tunai tetap berguna untuk transaksi kecil seperti kuliner atau suvenir.

Penglipuran Sebagai Desa Wisata Budaya

Desa Penglipuran memiliki nilai lebih dari sekadar tempat wisata.

Data Kementerian Pariwisata menyebut desa ini telah ada lebih dari 700 tahun menurut sejarah lokal dan masyarakatnya memiliki hubungan historis dengan Desa Bayung Gede di Kecamatan Kintamani. Desa juga menjalankan kehidupan adat berdasarkan awig-awig yang diwariskan secara turun-temurun.

Desa ini juga pernah mendapatkan penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023, menurut informasi resmi pariwisata Indonesia.

Karena itu, kunjungan wisata sebaiknya tidak hanya dipahami sebagai aktivitas fotografi.

Pengunjung juga dapat melihat secara langsung bagaimana tradisi, lingkungan, arsitektur dan kehidupan masyarakat berjalan berdampingan.

Apakah Desa Penglipuran Buka Setiap Hari?

Desa Penglipuran pada umumnya buka setiap hari.

Namun, terdapat pengecualian saat Hari Raya Nyepi dan kemungkinan perubahan operasional ketika berlangsung kegiatan adat tertentu.

Indonesia Travel secara khusus menyebut desa buka setiap hari kecuali saat Nyepi.

Jika tanggal kunjungan bertepatan dengan hari besar Bali, sebaiknya cek informasi terbaru terlebih dahulu.

Catatan Penting tentang Tiket Desa Penglipuran 2026

Harga tiket Desa Penglipuran dapat berubah berdasarkan kebijakan pengelola dan pemerintah daerah.

Data 2026 yang diberitakan pengelola mencatat tarif Rp25.000 untuk dewasa WNI, Rp15.000 untuk anak WNI, Rp50.000 untuk dewasa WNA dan Rp30.000 untuk anak WNA.

Pada Mei 2026, pengelola juga menyatakan asuransi keselamatan sudah menjadi bagian dari tiket tanpa tambahan biaya.

Karena informasi tiket wisata bersifat dinamis, lakukan pengecekan ulang sebelum berangkat, khususnya jika artikel ini dibaca beberapa bulan setelah dipublikasikan.

FAQ Tiket Desa Penglipuran

Tiket masuk Desa Penglipuran berapa?

Tiket masuk Desa Penglipuran 2026 untuk WNI dewasa adalah Rp25.000 dan anak-anak Rp15.000. WNA dewasa dikenakan Rp50.000 dan anak-anak Rp30.000.

Berapa tiket Desa Penglipuran 2026?

Harga tiket Desa Penglipuran 2026 adalah Rp25.000 untuk WNI dewasa, Rp15.000 untuk WNI anak, Rp50.000 untuk WNA dewasa dan Rp30.000 untuk WNA anak.

Apakah tiket Desa Penglipuran sudah termasuk asuransi?

Ya. Sejak Mei 2026, pengelola menyatakan asuransi keselamatan wisatawan sudah terintegrasi dalam tiket tanpa biaya tambahan.

Di mana lokasi Desa Penglipuran?

Desa Penglipuran berada di Lingkungan Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

Jam buka Desa Penglipuran?

Informasi resmi yang tersedia mencatat jam operasional sekitar pukul 08.00–19.00 WITA, sementara Indonesia Travel mencantumkan sekitar 08.15–18.30 WITA. Karena terdapat perbedaan informasi, sebaiknya cek jadwal terbaru sebelum berkunjung.

Apakah Desa Penglipuran buka saat Nyepi?

Desa Penglipuran tidak buka untuk kunjungan wisata saat Hari Raya Nyepi. Wisatawan sebaiknya mengecek kalender Bali dan informasi operasional sebelum menentukan tanggal perjalanan.

Apakah ada sewa baju di Desa Penglipuran?

Ada pilihan paket kunjungan yang menggabungkan tiket masuk dengan sewa pakaian adat Bali. Harga paket bergantung pada penyedia dan layanan yang disertakan.

Apakah harus memakai baju adat untuk masuk Desa Penglipuran?

Tidak harus. Wisatawan dapat mengenakan pakaian biasa yang sopan. Sewa pakaian adat merupakan pilihan tambahan bagi pengunjung yang ingin berfoto.

Berapa jarak Desa Penglipuran ke Kintamani?

Desa Penglipuran berada di jalur wisata menuju Kintamani dan relatif dekat dari kawasan tersebut. Jarak aktual bergantung pada titik Kintamani yang menjadi tujuan.

Apakah Desa Penglipuran cocok untuk keluarga?

Ya. Desa ini memiliki area parkir, toilet, pusat informasi, area kuliner dan berbagai fasilitas wisata sehingga cukup sesuai untuk kunjungan keluarga.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengunjungi Desa Penglipuran?

Kunjungan standar biasanya membutuhkan sekitar 1–1,5 jam. Jika ingin berfoto, menyewa pakaian adat, menikmati kuliner atau mengeksplorasi hutan bambu, siapkan waktu sekitar dua jam atau lebih.

Apakah tiket Desa Penglipuran bisa dibeli online?

Bisa melalui sejumlah platform atau kanal yang menyediakan paket wisata. Pembelian langsung di lokasi juga tersedia.

Kesimpulan

Tiket Desa Penglipuran 2026 untuk wisatawan Indonesia saat ini adalah Rp25.000 bagi dewasa dan Rp15.000 bagi anak-anak, sedangkan wisatawan asing dikenakan Rp50.000 untuk dewasa dan Rp30.000 untuk anak-anak. Tiket tersebut juga telah terintegrasi dengan perlindungan asuransi keselamatan tanpa biaya tambahan sejak Mei 2026.

Selain harga tiket, kamu perlu mengetahui lokasi Desa Penglipuran, jam buka, aturan berpakaian, cara membeli tiket, pilihan sewa pakaian adat, hingga etika ketika berada di lingkungan desa adat.

Desa Penglipuran berada di Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, dan bisa digabungkan dengan perjalanan menuju Kintamani. Dengan datang pagi, menggunakan pakaian yang sopan, menjaga kebersihan dan menghormati kehidupan warga, pengalaman berkunjung akan terasa lebih nyaman.

Perlu diingat, harga tiket dan jam operasional dapat berubah. Karena itu, selalu cek informasi terbaru sebelum berangkat agar budget dan itinerary yang kamu buat tetap sesuai kondisi di lapangan.

Tags: Bali

Related Posts

Search