Pura Ulun Danu Bedugul Solusi Liburan ke Bali

Superadmin 29 September 2026 225 views
Pura Ulun Danu Bedugul Solusi Liburan ke Bali

Pura Ulun Danu Bedugul merupakan salah satu ikon wisata Bali yang berada di tepi Danau Beratan. Simak sejarah, tiket masuk 2026, jam buka, lokasi, cara menuju, spot foto, hingga wisata terdekat sebelum kamu berkunjung.

Bali, 8islandadventure.com - Pura Ulun Danu Bedugul merupakan salah satu destinasi wisata ikonik di Bali yang berada di tepi Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Tempat ini terkenal karena bangunan pura dengan meru bertingkat yang tampak berada di atas air, berpadu dengan udara sejuk dan panorama pegunungan Bedugul.

Buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke Bali, kawasan ini menarik untuk dikunjungi bukan hanya karena pemandangannya, tetapi juga karena nilai sejarah dan budaya yang dimilikinya. Sebelum berangkat, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui, mulai dari tiket masuk Pura Ulun Danu Bedugul 2026, jam buka, sejarah, lokasi, hingga tempat wisata di sekitarnya.

Pura Ulun Danu Bedugul ada di mana?

Pura Ulun Danu Bedugul berada di kawasan Danau Beratan, tepatnya di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Lokasinya berada di jalur utama yang menghubungkan kawasan Bedugul dengan Singaraja sehingga relatif mudah ditemukan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewaan.

Kawasan ini berada di dataran tinggi dengan udara yang lebih sejuk dibandingkan kawasan pesisir Bali. Danau Beratan menjadi elemen penting yang membuat panorama Pura Ulun Danu terlihat berbeda dari banyak pura lainnya di Pulau Dewata.

Secara administratif, alamat Pura Ulun Danu Beratan berada di Candikuning, Baturiti, Tabanan. Lokasinya juga sering disebut sebagai Pura Ulun Danu Beratan atau Ulun Danu Bratan Temple.

Nama tersebut terkadang membuat wisatawan bingung karena ada beberapa pura dengan nama Ulun Danu di Bali. Pura yang menjadi ikon wisata Bedugul ini adalah Pura Ulun Danu Beratan yang berada di Danau Beratan, bukan Pura Ulun Danu Batur yang berada di kawasan Kintamani.

Pura Ulun Danu Beratan adalah pura apa?

Pura Ulun Danu Beratan adalah kompleks pura yang berkaitan erat dengan pemujaan terhadap Dewi Danu dan keberadaan sumber air serta Danau Beratan. Kawasan ini mempunyai fungsi keagamaan sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Bali.

Pemandangan paling terkenal berasal dari bangunan pura dengan meru bertingkat yang berada di kawasan tepian danau. Ketika permukaan air dan kondisi cuaca mendukung, bangunan tersebut memberikan kesan seperti mengapung di atas Danau Beratan.

Selain panorama alam, kompleks ini memiliki beberapa bagian pura dengan fungsi keagamaan yang berbeda. Keberadaan unsur Hindu dan Buddha di kawasan tersebut juga menjadi bagian menarik dari sejarah dan karakter budaya Pura Ulun Danu Beratan.

Karena merupakan tempat suci yang masih digunakan untuk aktivitas keagamaan, pengunjung perlu membedakan area yang diperuntukkan bagi wisatawan dengan area yang digunakan untuk persembahyangan.

Sejarah Pura Ulun Danu Bedugul

Sejarah Pura Ulun Danu Bedugul berkaitan dengan Kerajaan Mengwi dan sosok I Gusti Agung Putu. Berdasarkan catatan dalam Lontar Babad Mengwi yang dikutip Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, pura ini didirikan pada tahun Saka 1556 atau sekitar 1634 Masehi.

Dalam perkembangan sejarahnya, kawasan Pura Ulun Danu Beratan menjadi tempat penting yang berkaitan dengan pemujaan danau, air, kesuburan, serta kehidupan masyarakat Bali.

Keberadaan pura di sekitar Danau Beratan juga tidak dapat dilepaskan dari hubungan masyarakat Bali dengan air sebagai sumber kehidupan. Danau memiliki peran penting bagi lingkungan dan kegiatan pertanian, sehingga nilai spiritualnya sangat kuat.

Apa sejarah singkat berdirinya Pura Ulun Danu Bedugul?

Secara singkat, Pura Ulun Danu Beratan dikaitkan dengan Kerajaan Mengwi dan I Gusti Agung Putu pada abad ke-17. Catatan Babad Mengwi menyebut pendirian pura pada tahun Saka 1556 atau 1634 Masehi.

Sumber Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mencatat bahwa kompleks tersebut terdiri atas sejumlah bagian pura serta sebuah stupa Buddha. Keberadaan stupa tersebut menjadi salah satu unsur yang memperlihatkan harmoni tradisi keagamaan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Indonesia Travel menyebut kawasan Ulun Danu telah memiliki jejak aktivitas keagamaan jauh lebih tua dan mencatat adanya peninggalan batu yang diperkirakan berasal dari sekitar 500 SM di area sekitar pura.

Karena itu, sejarah Pura Ulun Danu Beratan tidak hanya berkaitan dengan bangunan yang terlihat sekarang, tetapi juga dengan perjalanan panjang kehidupan keagamaan dan budaya masyarakat di sekitar Danau Beratan.

Tiket masuk Pura Ulun Danu Bedugul 2026

Tiket masuk Pura Ulun Danu Bedugul mengalami perubahan pada 2026. Pengelola DTW Ulun Danu Beratan memberlakukan tarif baru mulai 1 Juli 2026.

Untuk wisatawan domestik, tiket dewasa ditetapkan Rp50.000 dan tiket anak-anak Rp25.000. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan Rp100.000 untuk dewasa dan Rp75.000 untuk anak-anak.

KategoriTiket mulai 1 Juli 2026
WNI dewasaRp50.000
WNI anak-anakRp25.000
WNA dewasaRp100.000
WNA anak-anakRp75.000

Tarif tersebut merupakan tarif masuk kawasan wisata yang mencakup area Danau Beratan dan Pura Ulun Danu Beratan. Harga paket wisata atau aktivitas tambahan yang dijual melalui agen perjalanan dapat berbeda karena dapat mencakup transportasi, makan siang, atau layanan lainnya.

Sebagai contoh, paket perjalanan yang dijual melalui platform perjalanan online dapat memiliki harga jauh di atas tiket masuk reguler karena sudah menggabungkan tiket dengan fasilitas tambahan.

Karena harga tiket wisata dapat berubah sewaktu-waktu, sebaiknya kamu tetap mengecek informasi terbaru dari pengelola sebelum berangkat, terutama jika datang dalam rombongan atau menggunakan paket tur.

Pura Ulun Danu Bedugul buka jam berapa?

Informasi operasional yang tersedia pada 2026 menunjukkan kawasan Pura Ulun Danu Beratan dapat dikunjungi mulai pagi hingga sore atau malam awal. Beberapa sumber perjalanan mencantumkan jam operasional sekitar pukul 06.00 hingga 19.00 WITA.

Namun, jam operasional dapat berbeda dengan waktu pelayanan loket atau ketentuan khusus pada hari tertentu. Aktivitas keagamaan juga dapat memengaruhi akses ke area tertentu.

Karena itu, jika kamu ingin datang sangat pagi atau mendekati waktu penutupan, sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pengelola.

Waktu pagi menjadi salah satu pilihan menarik karena suasana Bedugul biasanya masih sejuk. Kabut tipis juga dapat muncul di sekitar danau sehingga menghasilkan suasana yang berbeda dibandingkan ketika matahari sudah tinggi.

Daya tarik Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Daya tarik utama Pura Ulun Danu Beratan adalah kombinasi antara bangunan pura, Danau Beratan, udara pegunungan, taman, dan panorama perbukitan.

Tidak mengherankan jika kawasan ini sering menjadi salah satu tujuan dalam itinerary wisata Bali bagian tengah dan utara.

1. Pura di tepi Danau Beratan

Pemandangan bangunan pura yang berada dekat dengan perairan menjadi daya tarik utama. Saat kondisi air dan cuaca mendukung, refleksi bangunan di permukaan danau dapat menghasilkan pemandangan yang sangat menarik.

Karakter tersebut membuat Pura Ulun Danu Beratan berbeda dari destinasi pura yang berada di kawasan daratan atau tebing.

2. Meru bertingkat

Bangunan meru dengan atap bertingkat merupakan salah satu elemen arsitektur yang paling mudah dikenali.

Bangunan tersebut menjadi objek yang paling sering dicari wisatawan ketika mengambil foto Pura Ulun Danu Beratan. Siluet meru dengan latar danau dan pegunungan juga menjadi salah satu gambaran yang melekat dengan citra Bedugul.

3. Udara sejuk khas Bedugul

Berbeda dari sebagian besar destinasi Bali yang identik dengan pantai dan cuaca panas, Bedugul memiliki karakter pegunungan.

Udara yang lebih dingin membuat kawasan Pura Ulun Danu Beratan cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Bali dari sisi yang berbeda.

4. Taman dan panorama danau

Selain pura, kawasan wisata ini mempunyai area taman yang dapat digunakan pengunjung untuk berjalan santai dan menikmati pemandangan.

Danau Beratan menjadi latar utama kawasan. Ketika cuaca cerah, perbukitan di sekitar danau terlihat jelas. Saat berkabut, suasananya berubah menjadi lebih dramatis.

Foto Pura Ulun Danu Beratan yang bagus di mana?

Kalau tujuan kamu berkunjung adalah mencari foto Pura Ulun Danu Beratan, area yang menghadap ke bangunan pura dan danau menjadi lokasi utama yang patut dicoba.

Datang lebih pagi bisa menjadi pilihan jika kamu ingin mendapatkan suasana yang relatif tenang. Pagi juga sering memberikan pencahayaan yang lembut dan udara yang masih sejuk.

Beberapa ide foto yang bisa dicoba antara lain:

Foto bangunan meru dengan Danau Beratan sebagai latar.

Foto dari area taman dengan komposisi danau dan pegunungan.

Foto panorama kawasan pura.

Foto refleksi bangunan di permukaan air ketika kondisi memungkinkan.

Foto suasana berkabut untuk mendapatkan karakter khas Bedugul.

Foto arsitektur pura dari area yang memang diperbolehkan untuk pengunjung.

Hindari memaksakan diri masuk ke area terlarang hanya demi mendapatkan sudut foto tertentu. Pura merupakan tempat suci yang tetap digunakan untuk kegiatan keagamaan.

Kompleks Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan bukan hanya satu bangunan. Kompleks ini memiliki beberapa bagian yang mempunyai fungsi dan makna berbeda.

Salah satu bangunan yang paling dikenal adalah Pura Lingga Petak. Bangunan ini juga berkaitan dengan citra Pura Ulun Danu yang pernah ditampilkan pada pecahan uang Rp50.000.

Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali mencatat kompleks Pura Ulun Danu Beratan terdiri atas Pura Penataran Agung, Pura Dalem Purwa, Pura Taman Beiji, Pura Lingga Petak, Pura Prajapati, serta sebuah stupa Buddha.

Keberadaan beberapa bagian tersebut membuat kunjungan ke kawasan ini bukan hanya soal melihat bangunan yang berada di tepi danau.

Buat kamu yang tertarik dengan budaya Bali, kawasan ini dapat menjadi tempat untuk mengenal hubungan antara arsitektur pura, tradisi keagamaan, dan lingkungan alam.

Jarak Kuta ke Pura Ulun Danu Bedugul

Jarak Kuta ke Pura Ulun Danu Bedugul sering menjadi pertanyaan wisatawan yang menginap di kawasan Bali Selatan.

Jarak perjalanan darat dapat berbeda tergantung titik keberangkatan dan rute yang digunakan. Beberapa perencana rute mencatat jarak sekitar 60 kilometer dari Kuta dengan waktu perjalanan kurang lebih dua jam dalam kondisi lalu lintas tertentu.

Karena perjalanan menuju Bedugul melewati kawasan yang semakin menanjak dan lalu lintas Bali dapat berubah, waktu tempuh sebaiknya tidak dijadikan patokan mutlak.

Kalau berangkat dari Kuta, Seminyak, Legian atau kawasan Bali Selatan lainnya, lebih aman menyediakan waktu perjalanan yang cukup panjang. Jangan membuat itinerary terlalu padat agar kamu tidak harus terburu-buru ketika kembali.

Cara menuju Pura Ulun Danu Beratan

Ada beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan.

Mobil pribadi

Mobil menjadi salah satu pilihan paling praktis, terutama jika bepergian bersama keluarga atau rombongan. Kamu juga lebih leluasa menentukan tempat berhenti di sepanjang perjalanan.

Sewa mobil dan sopir

Pilihan ini cocok bagi wisatawan yang belum familiar dengan jalan Bali. Selain tidak perlu menyetir sendiri, kamu juga dapat menggabungkan Pura Ulun Danu dengan beberapa destinasi lain di Bedugul.

Sepeda motor

Motor dapat menjadi pilihan untuk wisatawan yang terbiasa mengendarai kendaraan roda dua. Namun, jalur menuju kawasan pegunungan perlu dilalui dengan hati-hati, terutama ketika hujan atau berkabut.

Waktu terbaik mengunjungi Pura Ulun Danu Bedugul

Pagi hari menjadi salah satu waktu yang menarik untuk berkunjung. Selain udara masih sejuk, kondisi kawasan biasanya lebih nyaman untuk menikmati pemandangan dan mengambil foto.

Cuaca Bedugul dapat berubah dengan cepat karena berada di kawasan dataran tinggi. Karena itu, membawa jaket ringan atau pakaian yang nyaman untuk suhu dingin menjadi pilihan yang masuk akal.

Kalau tujuan utamanya fotografi, jangan hanya mengandalkan perkiraan cuaca. Kabut justru dapat menjadi bagian menarik dari foto, meskipun kabut tebal juga bisa membuat bangunan di sekitar danau kurang terlihat.

Wisata dekat Pura Ulun Danu Bedugul

Pura Ulun Danu Beratan dapat dimasukkan ke dalam itinerary yang menggabungkan beberapa destinasi di kawasan Bedugul.

Beberapa pilihan wisata yang bisa dipertimbangkan antara lain:

Danau Beratan

Kebun Raya Bali

Handara Gate

Wanagiri Hidden Hill

Blooms Garden

kawasan Candikuning

berbagai tempat makan dengan panorama pegunungan Bedugul

Kamu tidak harus mengunjungi semuanya dalam satu hari. Pilih destinasi berdasarkan arah perjalanan agar waktu di jalan tidak terlalu banyak.

Salah satu pola perjalanan yang cukup masuk akal adalah mengunjungi kawasan Ulun Danu pada pagi atau menjelang siang, kemudian melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Bedugul.

Ulasan Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Secara umum, pengalaman wisata di Pura Ulun Danu Beratan banyak bergantung pada kondisi cuaca dan kepadatan pengunjung.

Saat cuaca cerah, pemandangan danau, pura, serta perbukitan menjadi daya tarik utama. Ketika kabut datang, panorama bisa menjadi lebih terbatas tetapi suasana kawasan justru terasa lebih khas.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah karakter tempat ini sebagai kawasan suci. Wisatawan sebaiknya tidak memperlakukan kompleks pura seperti taman rekreasi biasa.

Jika terdapat upacara atau aktivitas persembahyangan, beri ruang kepada umat yang sedang menjalankan ibadah. Ikuti petunjuk petugas dan jangan mengambil foto secara sembarangan terhadap ritual maupun orang yang sedang beribadah.

Tips berkunjung ke Pura Ulun Danu Bedugul

Supaya perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan.

1. Datang lebih pagi

Pagi dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan suasana yang relatif lebih tenang.

2. Bawa jaket atau pakaian hangat

Bedugul mempunyai suhu yang lebih rendah dibandingkan kawasan pantai. Jika kamu terbiasa dengan cuaca panas Bali Selatan, suhu di Bedugul bisa terasa cukup dingin.

3. Periksa cuaca sebelum berangkat

Kabut dan hujan dapat muncul di kawasan pegunungan. Periksa kondisi cuaca sebelum berangkat agar itinerary lebih fleksibel.

4. Gunakan alas kaki yang nyaman

Kamu kemungkinan akan berjalan cukup banyak di area kompleks. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.

5. Hormati kawasan suci

Patuhi semua aturan yang berlaku di area pura. Jangan memasuki bagian yang ditutup untuk wisatawan dan jangan mengganggu kegiatan persembahyangan.

6. Siapkan uang tambahan

Selain tiket masuk, kamu mungkin membutuhkan biaya parkir, makanan, minuman, transportasi, atau aktivitas tambahan.

7. Jangan terlalu padat membuat itinerary

Jarak dan kondisi lalu lintas Bali dapat membuat perjalanan memakan waktu lebih lama dari perkiraan. Sisakan waktu cadangan agar liburan tetap nyaman.

Apakah Pura Ulun Danu Beratan cocok untuk wisata keluarga?

Pura Ulun Danu Beratan dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menggabungkan wisata alam, budaya, dan fotografi.

Anak-anak dapat menikmati pemandangan danau serta taman, sementara orang tua dapat mengenalkan sejarah dan budaya Bali secara langsung.

Namun, tetap perhatikan kondisi cuaca dan pakaian anak. Udara di Bedugul lebih dingin dan kawasan dapat menjadi basah ketika hujan.

Untuk keluarga yang membawa lansia, sebaiknya atur tempo kunjungan dengan santai dan hindari membuat terlalu banyak destinasi dalam satu hari.

Apakah Pura Ulun Danu Beratan sama dengan Pura Luhur Ulun Danu Bedugul?

Nama Pura Ulun Danu Beratan sering ditulis dengan beberapa variasi, termasuk Pura Ulun Danu Bedugul, Ulun Danu Beratan Temple, dan Pura Luhur Ulun Danu Beratan.

Dalam pencarian internet, variasi tersebut sering digunakan untuk merujuk pada destinasi yang sama di kawasan Danau Beratan, Bedugul, Tabanan.

Untuk pencarian di Google Maps atau aplikasi perjalanan, menggunakan kata kunci "Pura Ulun Danu Beratan" biasanya lebih spesifik karena membedakannya dari pura Ulun Danu lain yang ada di Bali.

Kesimpulan

Pura Ulun Danu Bedugul merupakan destinasi wisata budaya dan alam yang berada di tepi Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Keunikan bangunan pura, panorama danau, udara pegunungan, serta nilai sejarah membuat tempat ini menjadi salah satu tujuan populer ketika wisatawan menjelajahi kawasan Bali Tengah.

Untuk kunjungan pada 2026, tiket masuk wisatawan domestik tercatat Rp50.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak sejak 1 Juli 2026. Wisatawan mancanegara dikenakan Rp100.000 untuk dewasa dan Rp75.000 untuk anak-anak.

Jam kunjungan yang tercantum pada berbagai sumber perjalanan berada di kisaran pagi hingga sore atau malam awal, tetapi jadwal dapat berubah karena kebijakan pengelola maupun kegiatan keagamaan. Karena itu, cek informasi terbaru sebelum berangkat.

Jika kamu ingin mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman, datang pada pagi hari, siapkan pakaian hangat, cek cuaca, dan beri perhatian khusus pada aturan ketika berada di kawasan pura. Dengan begitu, perjalanan ke Pura Ulun Danu Beratan tidak hanya menghasilkan foto yang menarik, tetapi juga memberi kesempatan untuk mengenal salah satu bagian penting dari budaya Bali.

Tags: Wisata Alam

Related Posts

Search