18 Wisata Air Terjun di Bali Terbaik 2026, Pemandangannya Indah dan Wajib Dikunjungi

Superadmin 17 June 2026 501 views
18 Wisata Air Terjun di Bali Terbaik 2026, Pemandangannya Indah dan Wajib Dikunjungi

Wisata air terjun di Bali menawarkan panorama alam yang masih asri dengan suasana sejuk dan menyegarkan. Simak rekomendasi air terjun terbaik lengkap beserta lokasi, harga tiket, fasilitas, dan tips agar liburanmu semakin menyenangkan.

Bali tidak hanya terkenal dengan pantai, tetapi juga memiliki banyak wisata air terjun di Bali yang menawarkan pemandangan alam memukau. Beberapa di antaranya bahkan menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara karena suasananya yang masih alami.

Kalau kamu sedang menyusun itinerary liburan, mengunjungi air terjun bisa menjadi pilihan terbaik untuk menikmati sisi lain Pulau Dewata. Mulai dari kawasan Ubud, Gianyar, Bangli, Tabanan hingga Buleleng, setiap daerah memiliki air terjun dengan karakter yang berbeda.

Supaya tidak bingung memilih, berikut daftar wisata air terjun di Bali terbaik lengkap dengan lokasi, daya tarik, harga tiket, hingga tips berkunjung.

Daftar Wisata Air Terjun di Bali Terbaik

Nama Air TerjunKabupatenEstimasi TiketCocok Untuk
TegenunganGianyarRp25.000Keluarga
TibumanaBangliRp20.000Foto Instagram
Kanto LampoGianyarRp25.000Fotografi
NungnungBadungRp20.000Petualangan
BanyumalaBulelengRp30.000Healing
SekumpulBulelengRp25.000–Rp45.000Trekking
GitgitBulelengRp20.000Wisata Alam
Aling-AlingBulelengRp20.000–Rp125.000Cliff Jumping
Leke LekeTabananRp50.000Hidden Gem
BlemantungTabananRp20.000Pecinta Alam
Tukad CepungBangliRp30.000Foto Cahaya Matahari
Goa Rang RengGianyarRp20.000Keluarga
PengempuBadungRp20.000Hidden Spot
Campuhan AntapanTabananRp15.000Santai
Yeh MampehBulelengRp10.000Air Terjun Tertinggi
Golden ValleyBulelengRp15.000Kuliner & Alam
DedariGianyarRp25.000Wisata Baru
BlangsingaGianyarRp25.000Dekat Ubud

Catatan: Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola.

Air Terjun di Bali yang Bagus dan Wajib Masuk Bucket List

1. Air Terjun Tegenungan, Gianyar

Air Terjun Tegenungan menjadi salah satu ikon wisata air terjun di Bali yang paling populer. Lokasinya hanya sekitar 20 menit dari Ubud sehingga mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan.

Daya tarik

Debit air cukup besar sepanjang tahun.

Tersedia banyak spot foto.

Dekat dengan restoran dan café.

Cocok untuk keluarga.

Fasilitas

Area parkir

Toilet

Ruang ganti

Warung makan

Gazebo

2. Air Terjun Tibumana, Bangli

Kalau mencari suasana yang lebih tenang, Tibumana bisa menjadi pilihan. Air terjun ini memiliki aliran air yang jatuh lurus membentuk kolam alami yang jernih.

Banyak wisatawan datang untuk berenang atau sekadar menikmati udara segar.

Kelebihan

Air sangat jernih.

Trek mudah dilalui.

Cocok untuk anak-anak.

Ramai saat musim liburan.

3. Air Terjun Kanto Lampo, Gianyar

Kanto Lampo terkenal karena bebatuan bertingkat yang membuat aliran air terlihat unik. Hampir setiap wisatawan datang untuk berfoto di bawah air terjun ini.

Cocok bagi

Pecinta fotografi

Content creator

Prewedding

Liburan keluarga

Tips datang pagi sebelum pukul 09.00 agar antrean foto tidak terlalu panjang.

4. Air Terjun Tukad Cepung, Bangli

Inilah salah satu air terjun paling ikonik di Bali.

Air Terjun Tukad Cepung berada di balik tebing batu sehingga sinar matahari yang masuk menciptakan efek cahaya dramatis. Fenomena ini menjadi alasan utama banyak fotografer datang ke lokasi.

Waktu terbaik berkunjung

Pukul 09.00–11.00 saat cahaya matahari masuk ke celah tebing.

5. Air Terjun Goa Rang Reng, Gianyar

Berbeda dari air terjun pada umumnya, Goa Rang Reng memiliki aliran air yang mengalir di atas bebatuan lebar sehingga tampak seperti seluncuran alami.

Aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:

Bermain air.

River tubing.

Berfoto.

Piknik.

6. Air Terjun Blangsinga

Lokasinya tidak jauh dari Tegenungan sehingga sering dikunjungi dalam satu perjalanan.

Keunggulan Blangsinga adalah adanya gardu pandang yang memungkinkan wisatawan menikmati panorama air terjun dari atas tanpa harus turun hingga dasar.

7. Air Terjun Dedari

Destinasi ini mulai populer dalam beberapa tahun terakhir karena menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan beberapa air terjun terkenal lainnya.

Lingkungannya masih sangat hijau sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian.

8. Air Terjun Pengempu

Air Terjun Pengempu termasuk hidden gem yang belum terlalu ramai wisatawan.

Untuk mencapai lokasi, kamu perlu berjalan kaki sekitar 10–15 menit melewati jalur setapak yang dikelilingi pepohonan tropis.

Keunggulannya antara lain:

  • Udara sangat sejuk.
  • Air bersih.
  • Cocok untuk relaksasi.
  • Belum terlalu ramai.

9. Air Terjun Nungnung

Jika mencari air terjun di Bali yang bagus dengan debit air besar, Air Terjun Nungnung wajib masuk daftar kunjungan. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan dikelilingi hutan tropis yang masih asri.

Lokasinya berada di Desa Nungnung, Kecamatan Petang. Untuk mencapai dasar air terjun, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga. Meski cukup menguras tenaga, pemandangan yang disuguhkan sepadan dengan usaha yang dilakukan.

Daya tarik

Air terjun tinggi dengan debit air deras.

Udara sangat sejuk.

Panorama alam masih alami.

Cocok bagi pecinta trekking.

Tips: Gunakan sepatu yang tidak licin karena anak tangga dapat menjadi basah saat musim hujan.

10. Air Terjun Leke Leke, Tabanan

Leke Leke termasuk salah satu hidden gem yang semakin populer di media sosial. Air terjun ini memiliki aliran air yang ramping dan dikelilingi tebing hijau sehingga terlihat sangat fotogenik.

Jalur menuju lokasi relatif mudah dengan trekking sekitar 15–20 menit.

Aktivitas yang bisa dilakukan

Berfoto.

Menikmati suasana alam.

Piknik ringan.

Healing bersama pasangan atau keluarga.

11. Air Terjun Blemantung, Tabanan

Saat membahas air terjun di Tabanan, nama Blemantung hampir selalu masuk rekomendasi.

Lokasinya berada di tengah perkebunan kopi dan cengkeh sehingga perjalanan menuju lokasi terasa menyenangkan.

Kelebihan

Suasana tenang.

Jalur trekking tidak terlalu sulit.

Cocok untuk wisata alam.

Masih belum terlalu ramai wisatawan.

12. Air Terjun Banyumala, Buleleng

Banyumala dikenal sebagai salah satu wisata air terjun di Bali terbaik karena memiliki kolam alami yang cukup luas.

Airnya berwarna kebiruan dan sangat jernih sehingga banyak wisatawan memilih berenang di sini.

Cocok untuk

Liburan keluarga.

Honeymoon.

Fotografi alam.

Berenang.

13. Air Terjun Sekumpul, Buleleng

Sekumpul sering disebut sebagai air terjun paling indah di Bali.

Sebenarnya kawasan ini terdiri dari beberapa aliran air terjun yang jatuh berdampingan, menciptakan panorama yang spektakuler.

Yang perlu diketahui

Trek cukup menantang.

Membutuhkan kondisi fisik yang baik.

Disarankan menggunakan jasa pemandu lokal.

Meski perjalanan menuju lokasi cukup melelahkan, banyak wisatawan menganggap Sekumpul sebagai destinasi yang paling layak dikunjungi.

14. Air Terjun Gitgit, Buleleng

Gitgit merupakan salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Bali Utara.

Lokasinya mudah dijangkau dan memiliki jalur trekking yang relatif nyaman untuk berbagai usia.

Fasilitas

Area parkir.

Toilet.

Warung makan.

Toko suvenir.

Tempat istirahat.

15. Air Terjun Aling-Aling, Buleleng

Air Terjun Aling-Aling menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan air terjun lainnya.

Selain menikmati panorama, wisatawan juga dapat mencoba aktivitas seperti:

Cliff jumping.

Sliding alami.

Body rafting.

Trekking.

Aktivitas tersebut biasanya didampingi oleh pemandu demi menjaga keselamatan pengunjung.

16. Air Terjun Yeh Mampeh, Buleleng

Yeh Mampeh merupakan salah satu air terjun tertinggi di Bali dengan ketinggian mencapai lebih dari 100 meter.

Karena belum banyak diketahui wisatawan, suasananya masih sangat tenang dan alami.

Air terjun ini cocok bagi kamu yang ingin menjauh sejenak dari keramaian kawasan wisata utama di Bali.

17. Air Terjun Golden Valley

Golden Valley berada tidak jauh dari kawasan Danau Tamblingan.

Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat bersantai di restoran yang menawarkan pemandangan alam pegunungan.

Tempat ini cocok dijadikan lokasi istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bedugul atau kawasan Bali Utara.

18. Air Terjun Campuhan Antapan

Campuhan Antapan menjadi destinasi yang semakin populer berkat suasananya yang tenang dan alami.

Berbeda dari kebanyakan air terjun lain, kawasan ini menawarkan perpaduan sungai, pepohonan rindang, dan udara pegunungan yang sangat segar.

Tempat ini cocok untuk wisata santai bersama keluarga maupun pasangan.

Air Terjun di Bali Ubud yang Paling Mudah Dijangkau

Jika kamu menginap di kawasan Ubud, berikut beberapa air terjun yang dapat dikunjungi dalam waktu singkat.

Nama Air TerjunEstimasi dari Ubud
Tegenungan20 menit
Kanto Lampo25 menit
Goa Rang Reng25 menit
Blangsinga20 menit
Tibumana35 menit
Tukad Cepung45 menit

Lokasi-lokasi tersebut menjadi favorit wisatawan karena akses jalannya cukup baik dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Tips Memilih Wisata Air Terjun di Bali

Setiap air terjun memiliki karakter yang berbeda. Agar perjalanan lebih nyaman, pilih destinasi sesuai kebutuhan.

Untuk keluarga

  1. Tegenungan.
  2. Goa Rang Reng.
  3. Gitgit.

Untuk fotografi

  1. Tukad Cepung.
  2. Kanto Lampo.
  3. Leke Leke.

Untuk berenang

  1. Banyumala.
  2. Tibumana.

Untuk trekking

  1. Sekumpul.
  2. Nungnung.
  3. Yeh Mampeh.

Untuk mencari hidden gem

  1. Pengempu.
  2. Dedari.
  3. Campuhan Antapan.

Tips Aman Saat Mengunjungi Wisata Air Terjun di Bali

Meski menawarkan pemandangan yang indah, kawasan air terjun tetap memiliki potensi risiko, terutama saat musim hujan. Karena itu, kamu perlu mempersiapkan diri sebelum berangkat.

Gunakan Alas Kaki yang Tepat

Sebagian besar jalur menuju air terjun berupa tangga, jalan setapak, hingga bebatuan yang licin.

Pilih sepatu trekking atau sandal outdoor dengan daya cengkeram yang baik agar tidak mudah terpeleset.

Datang pada Musim Kemarau

Waktu terbaik mengunjungi wisata air terjun di Bali adalah antara April hingga Oktober.

Pada periode ini:

Jalur trekking lebih aman.

Air sungai cenderung jernih.

Risiko banjir lebih kecil.

Cuaca mendukung untuk berfoto.

Sebaliknya, saat musim hujan debit air dapat meningkat secara tiba-tiba sehingga beberapa lokasi wisata membatasi akses pengunjung.

Jangan Memaksakan Berenang

Tidak semua air terjun memiliki kolam yang aman untuk berenang.

Perhatikan:

Kedalaman air.

Arus sungai.

Peringatan dari pengelola.

Kondisi cuaca.

Jika terdapat papan larangan berenang, sebaiknya ikuti aturan demi keselamatan.

Bawa Barang Secukupnya

Agar perjalanan lebih nyaman, bawalah perlengkapan berikut:

Air minum.

Pakaian ganti.

Handuk kecil.

Kamera atau ponsel tahan air.

Power bank.

Kantong kedap air.

Topi.

Sunscreen.

Obat pribadi.

Jaga Kebersihan

Bali dikenal memiliki alam yang masih terjaga. Sebagai wisatawan, hindari membuang sampah sembarangan.

Jika tidak tersedia tempat sampah, simpan sampah di dalam tas hingga menemukan lokasi pembuangan yang sesuai.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Air Terjun di Bali

Selain memilih musim yang tepat, waktu kedatangan juga memengaruhi pengalaman wisata.

WaktuKondisi
07.30–09.30Sepi, udara masih sejuk, pencahayaan bagus
09.30–11.00Cocok untuk fotografi
11.00–14.00Mulai ramai wisatawan
14.00–16.00Masih nyaman, tetapi beberapa lokasi mulai teduh
Setelah 16.00Kurang disarankan karena cahaya berkurang

Untuk destinasi populer seperti Tegenungan, Kanto Lampo, dan Tukad Cepung, datang lebih pagi akan membuat pengalaman lebih nyaman sekaligus mengurangi antrean foto.

Itinerary Wisata Air Terjun di Bali 1 Hari

Kalau waktu liburan terbatas, kamu tetap bisa mengunjungi beberapa air terjun dalam satu hari.

Rute Ubud – Gianyar

08.00 WIB
Berangkat menuju Air Terjun Tegenungan.

09.30 WIB
Lanjut ke Air Terjun Kanto Lampo.

11.00 WIB
Mengunjungi Air Terjun Goa Rang Reng.

12.30 WIB
Makan siang di sekitar Gianyar.

14.00 WIB
Menuju Air Terjun Tibumana.

16.00 WIB
Kembali ke hotel.

Rute ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati beberapa destinasi tanpa trekking terlalu berat.

Itinerary Wisata Air Terjun di Bali 2 Hari

Hari Pertama

Tegenungan.

Kanto Lampo.

Goa Rang Reng.

Tibumana.

Tukad Cepung.

Hari Kedua

Banyumala.

Gitgit.

Sekumpul.

Aling-Aling.

Golden Valley.

Dengan membagi perjalanan menjadi dua hari, waktu menikmati setiap lokasi menjadi lebih leluasa.

FAQ Wisata Air Terjun di Bali

Apa air terjun paling terkenal di Bali?

Beberapa yang paling populer adalah Tegenungan, Tukad Cepung, Sekumpul, Kanto Lampo, Banyumala, dan Gitgit.

Air terjun di Bali yang dekat Ubud apa saja?

Air Terjun Tegenungan, Kanto Lampo, Goa Rang Reng, Blangsinga, dan Tibumana menjadi pilihan favorit karena dapat ditempuh kurang dari satu jam dari pusat Ubud.

Berapa harga tiket masuk air terjun di Bali?

Sebagian besar tiket masuk berkisar antara Rp15.000 hingga Rp50.000 per orang, tergantung lokasi dan fasilitas yang tersedia.

Apakah semua air terjun di Bali bisa digunakan untuk berenang?

Tidak. Beberapa air terjun memiliki arus yang cukup deras atau kedalaman yang tidak aman. Selalu ikuti petunjuk dari pengelola.

Kapan waktu terbaik mengunjungi air terjun di Bali?

Musim kemarau antara April hingga Oktober menjadi waktu terbaik karena jalur trekking lebih aman dan air biasanya lebih jernih.

Air terjun mana yang cocok untuk keluarga?

Tegenungan, Gitgit, Goa Rang Reng, dan Tibumana memiliki akses yang relatif mudah sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga.

Air terjun mana yang cocok untuk fotografi?

Tukad Cepung, Kanto Lampo, Leke Leke, Banyumala, dan Sekumpul menawarkan lanskap yang sangat menarik untuk fotografi.

Apakah perlu menggunakan pemandu?

Untuk lokasi seperti Sekumpul atau Aling-Aling, menggunakan pemandu lokal sangat disarankan karena jalur trekking cukup menantang.

Kesimpulan

Wisata air terjun di Bali menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi pantai yang selama ini menjadi ikon Pulau Dewata. Mulai dari air terjun yang mudah dijangkau di sekitar Ubud hingga hidden gem di kawasan Buleleng, setiap lokasi memiliki daya tarik tersendiri.

Jika kamu ingin menikmati perjalanan santai bersama keluarga, Tegenungan, Tibumana, dan Gitgit bisa menjadi pilihan. Sementara itu, bagi pencinta petualangan, Sekumpul, Nungnung, hingga Aling-Aling menawarkan pengalaman trekking yang lebih menantang.

Sebelum berkunjung, pastikan mengecek kondisi cuaca, membawa perlengkapan yang sesuai, dan selalu mengikuti aturan dari pengelola wisata agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Disclaimer: Harga tiket masuk, jam operasional, fasilitas, dan akses menuju destinasi wisata dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola atau pemerintah daerah. Sebaiknya lakukan pengecekan terbaru sebelum berangkat.

Tags: Bali

Related Posts

Search